IDXChannel—Sajian rahang tuna kini tengah naik daun dan menjadi perbincangan hangat para pencinta kuliner. Potongan bagian kepala ikan yang dahulu kerap dipandang sebelah mata ini, sekarang justru menjelma jadi salah satu hidangan yang paling dicari di berbagai restoran.
Chef sekaligus Owner Antarasa, Chef Arcad Fadillah, mengatakan bahwa kepopuleran rahang tuna tak lepas dari makin berani dan menjamurnya restoran bergaya Manado maupun resto olahan Nusantara yang menyajikannya sebagai hidangan utama.
“Kenapa lagi hype? Sebenarnya mungkin hype-nya ini belakangan karena Manado restaurant lagi banyak yang berani keluarin. Sebenarnya dari zaman dulu Manado restaurant sudah jual rahang tuna,” kata Chef Arcad saat diwawancarai di Antarasa One Satrio Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2026).
Meski terlihat besar dan bertulang tebal, daya tarik utamanya justru terletak pada tekstur daging serta rasa gurih alaminya yang khas. Ia menjelaskan satu hal yang spesial dari rahang tuna bagi penikmat kuliner: tekstur dagingnya yang sangat lembut, terutamanya di area leher dan pipi ikan.
"Kalau bagian rahang itu, bagian cheek atau bagian lehernya itu yang banyak mengandung fat natural-nya. Makanya kalau dibakar dia ada lembutnya, tapi kita enggak ngerasa berlemak banget, lemaknya seimbang," jelas dia.