Menurut Arumsari, keterlibatan pejabat dengan pengalaman dari berbagai instansi menjadi salah satu kebutuhan BGN sebagai lembaga yang relatif baru dan masih terus membangun kapasitas organisasinya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sumber daya manusia sekaligus menghadirkan masukan, pemikiran, dan solusi dalam menjawab berbagai tantangan kelembagaan.
"BGN merupakan lembaga yang masih terus membangun kapasitas organisasinya. Karena itu, kami membutuhkan sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga. Kami juga berharap para pejabat yang baru dilantik dapat membawa masukan, pemikiran, serta solusi untuk memperbaiki tata kelola BGN ke depan," kata dia.
Arumsari menambahkan, penguatan kelembagaan tidak hanya berorientasi pada pembenahan internal organisasi, tetapi juga harus berdampak terhadap kualitas pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan kapasitas organisasi yang semakin kuat, BGN diharapkan mampu menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara lebih optimal, khususnya dalam memastikan pelaksanaan MBG berjalan dengan tata kelola yang baik.
Adapun enam pejabat yang dilantik terdiri atas:
1. Dr. Rahman, S.STP., M.Si. sebagai Kepala Biro Manajemen Kinerja pada Sekretariat Utama.
2. Said Karim, S.T., M.Si. sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi pada Sekretariat Utama.