IDXChannel - Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap keterbatasan sumber daya manusia dalam mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pada awal program berjalan, sekitar 700 pegawai BGN harus mengendalikan operasional sekitar 27 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang dievaluasi BGN dalam 100 hari kerja kepemimpinan Kepala BGN, Sudaryono. Dengan jumlah dapur yang tersebar di berbagai wilayah, kapasitas pengawasan dinilai perlu diperkuat agar pelaksanaan program berjalan sesuai standar.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, keterbatasan jumlah pegawai tersebut juga diikuti minimnya infrastruktur pengawasan dan kolaborasi dengan kementerian serta lembaga lain.
“BGN kira-kira manpower-nya sekitar 700 orang langsung mengendalikan dapur kira-kira 27 ribu dengan infrastruktur pengawasan yang sangat minim dan juga pelibatan kolaborasi dengan kementerian dan lembaga lain yang sangat minim,” kata Sudaryono dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).
Menurutnya, pengelolaan MBG dengan cakupan sebesar itu tidak cukup hanya mengandalkan penambahan jumlah dapur dan penerima manfaat. Sistem pengawasan, verifikasi data, serta koordinasi antar lembaga perlu diperkuat untuk memastikan seluruh pelaksanaan program dapat dipantau.