sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekspor Indonesia Tembus USD221,23 Miliar hingga September 2026, Naik 5,58 Persen

Economics editor Rohman Wibowo
02/11/2026 12:50 WIB
BPS mencatat nilai ekspor Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai USD221,23 miliar, tumbuh 5,58 persen dibandingkan periode yang sama di 2025.
Ekspor Indonesia Tembus USD221,23 Miliar hingga September 2026, Naik 5,58 Persen. (foto: Ilustrasi)
Ekspor Indonesia Tembus USD221,23 Miliar hingga September 2026, Naik 5,58 Persen. (foto: Ilustrasi)

Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok mencapai USD54,17 miliar, meningkat 16,70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut terutama didorong oleh komoditas nikel, lemak dan minyak hewani nabati, serta bahan bakar mineral.

Ateng menambahkan, secara kumulatif ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, India, dan kawasan ASEAN mengalami peningkatan. Sebaliknya, pengiriman ke Uni Eropa dan sejumlah kawasan tujuan lainnya tercatat menurun.

“Ekspor nonmigas ke Tiongkok mencapai USD54,17 miliar atau naik 16,70 persen yang didorong nikel, lemak dan minyak hewani nabati, serta bahan bakar mineral. Secara kumulatif ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, India, dan ASEAN meningkat, namun pengiriman ke Uni Eropa dan kawasan tujuan lainnya tercatat menurun,” tutur Ateng.

Secara bulanan, nilai ekspor Indonesia pada September 2026 mencapai USD27,59 miliar, meningkat 11,87 persen dibandingkan September tahun sebelumnya. Ekspor nonmigas naik 12,39 persen menjadi USD26,64 miliar, sedangkan ekspor migas turun 0,99 persen menjadi USD950 juta.

Menurut Ateng, kenaikan ekspor pada September terutama didorong oleh lemak dan minyak nabati, tembaga, serta mesin dan perlengkapan elektrik. Ekspor lemak dan minyak nabati meningkat 89,04 persen dengan andil 8,47 persen, sementara ekspor tembaga naik 165,97 persen dengan andil 1,64 persen.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement