IDXChannel - Penguatan pencatatan statistik industri menjadi salah satu langkah penting untuk mengidentifikasi sumber pertumbuhan ekonomi dan merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo dalam pertemuan bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) dan Menteri Perindustrian di Jakarta, Senin (26/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas penjajakan langkah bersama untuk menyempurnakan pencatatan statistik industri, terutama menjelang rilis statistik pertumbuhan ekonomi triwulan III 2026 pada awal November mendatang.
“Kami juga mengidentifikasi beberapa sumber-sumber pertumbuhan industri yang bisa kita galakkan ke depan, baik di sektor mamin (makanan dan minuman), kemudian agro, kemudian baik dia ada di kawasan industri, ada di kawasan bahkan di kawasan berikat,” ujar Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).
Pada kesempatan tersebut, Dradjad juga menjelaskan koordinasi yang dilakukan merupakan bagian dari upaya menggali sumber-sumber pertumbuhan ekonomi ke depan, termasuk melalui penguatan sektor industri dan sektor-sektor pendukungnya. Menurutnya, penyelarasan data menjadi penting untuk membangun satu data nasional yang dapat digunakan sebagai dasar dalam melihat perkembangan ekonomi, mengidentifikasi potensi pertumbuhan, serta merumuskan intervensi kebijakan yang diperlukan.
Lebih lanjut, Dradjad juga menekankan pentingnya peran daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Sejumlah potensi pertumbuhan dapat dikembangkan melalui investasi dan penguatan kegiatan ekonomi sesuai dengan karakteristik daerah.