sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bank Jago dan Indonesia Mengajar Menerjunkan Fasilitator Kesehatan Finansial ke Sabu Raijua

Banking editor Shifa Nurhaliza Putri
14/10/2026 14:48 WIB
PT Bank Jago Tbk dan Indonesia Mengajar resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat.
Bank Jago dan Indonesia Mengajar Menerjunkan Fasilitator Kesehatan Finansial ke Sabu Raijua. (Foto: Doc Bank Jago)
Bank Jago dan Indonesia Mengajar Menerjunkan Fasilitator Kesehatan Finansial ke Sabu Raijua. (Foto: Doc Bank Jago)

IDXChannel – PT Bank Jago Tbk dan Indonesia Mengajar resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Melalui sinergi ini, para Pengajar Muda mendapat misi tambahan sebagai fasilitator kesehatan finansial yang terjun langsung mendampingi warga di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Sabu Raijua terpilih sebagai lokasi program karena memiliki kerentanan sosial-ekonomi yang tergolong tinggi di wilayah 3T. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dari 97.742 jiwa penduduk Sabu Raijua, sebanyak 27,18 persen (30.650 jiwa) berada di bawah garis kemiskinan, dipadu tingginya angka rawan pangan (10,11 persen), dan keterbatasan akses kesehatan dasar.

Head of Sustainability & Digital Lending Bank Jago Andy Djiwandono menilai, pada wilayah 3T kemampuan masyarakat mengelola pendapatan dan prioritas kebutuhan keluarga menjadi sangat krusial agar mereka bisa mandiri secara ekonomi. Untuk itu program ini diharapkan menjangkau masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap informasi dan layanan keuangan formal.

"Dengan aspirasi meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta orang melalui solusi keuangan digital yang berfokus pada kehidupan, kami ingin memastikan edukasi keuangan tidak cuma milik masyarakat di kota-kota besar tetapi juga dirasakan langsung masyarakat di pelosok, seperti Sabu Raijua," ujar Andy.

Program edukasi yang dibawakan para fasilitator kesehatan finansial tidak hanya berfokus pada teori menabung tetapi mencakup perencanaan anggaran rumah tangga, pengenalan produk keuangan yang aman, perlindungan diri dari kejahatan finansial atau pinjaman ilegal, hingga pengelolaan modal usaha kecil.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement