Sustainability Program Activation Specialist Bank Jago Andhina Ratri Aryani menambahkan bahwa keterlibatan Pengajar Muda menjadi jembatan yang efektif untuk mentransfer pengetahuan tentang pengelolaan dan perencanaan keuangan.
Menurutnya, Pengajar Muda memiliki kedekatan emosional dan sosial yang kuat dengan masyarakat di tempat mereka bertugas sehingga pesan-pesan edukasi dapat diterima dengan mudah.
“Dengan peran tambahan sebagai fasilitator kesehatan finansial, kami optimistis materi yang diajarkan dapat dipahami dan membawa dampak nyata bagi kehidupan sehari-hari warga Sabu Raijua," ungkapnya.
Collaboration Project Manager Indonesia Mengajar, Anindita Rauda Kirana menilai, aspirasi Bank Jago sangat sejalan dengan cara kerja Indonesia Mengajar yang selalu mengedepankan interaksi langsung dan rasa percaya dari masyarakat lokal. Ia menjelaskan bahwa kehadiran Pengajar Muda yang hidup berdampingan dengan warga menjadi modal utama agar materi kesehatan finansial dapat diterima dengan mudah hingga ke pelosok desa.
"Di daerah seperti Sabu Raijua, tantangan ekonomi warga seringkali berakar dari minimnya akses informasi pengelolaan uang yang benar. Lewat pendampingan ini, Pengajar Muda tidak hanya membawa ilmu di sekolah tapi juga ikut membentengi ekonomi keluarga warga dari risiko finansial," jelasnya.