IDXChannel - Badan Energi Internasional (IEA) sangsi pasar energi akan kembali ke kondisi sebelum perang pada 2027.
Perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang dimulai pada akhir Februari, mengguncang pasar energi global sepanjang tahun ini.
Konflik tersebut mengganggu aliran energi global, yang ujungnya mendorong kenaikan harga minyak dan gas, termasuk bahan bakar seperti bensin dan solar.
"Saya khawatir saya tidak melihat jalur yang dapat ditempuh pasar tahun depan untuk kembali ke kondisi sebelum perang ini dimulai," kata Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol dalam sebuah forum energi di Singapura, dilansir dari Investing pada Senin (26/10/2026).
"Oleh karena itu, kita semua perlu bersiap, jadikan keamanan energi sebagai prioritas utama," katanya