sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

OJK Sebut Relaksasi DHE SDA Bakal Pertebal Likuiditas Valas Perbankan

Banking editor Rohman Wibowo
22/09/2026 00:05 WIB
OJK menilai kebijakan relaksasi DHE SDA berpeluang mempertebal likuiditas valuta asing (valas) perbankan nasional.
OJK menilai kebijakan relaksasi DHE SDA berpeluang mempertebal likuiditas valuta asing (valas) perbankan nasional. (Foto: Dok. OJK)
OJK menilai kebijakan relaksasi DHE SDA berpeluang mempertebal likuiditas valuta asing (valas) perbankan nasional. (Foto: Dok. OJK)

Di sisi lain, otoritas memperingatkan potensi persaingan tidak sehat antarbank dalam memperebutkan dana devisa ekspor melalui perang suku bunga simpanan. Dian menggarisbawahi agar manajemen bank tidak gegabah menawarkan imbal hasil terlampau agresif yang justru membebani struktur biaya dana.

"Pemberian imbal hasil yang terlalu tinggi semata-mata untuk menarik DHE SDA justru dapat meningkatkan cost of fund valas dan menekan profitabilitas bank apabila tidak diimbangi dengan pemanfaatan dana yang memadai," urai Dian.

Alih-alih mengandalkan perang tarif, bank penampung didorong untuk bersaing secara sehat melalui peningkatan mutu layanan transaksi valas, penyediaan instrumen treasury dan lindung nilai (hedging), serta solusi pengelolaan dana yang memberi nilai tambah bagi eksportir. 

Untuk memastikan stabilitas pasar, OJK secara berkala terus memantau dinamika likuiditas valas terkait penempatan dana komoditas tersebut.

Pengawasan ketat terus dijalankan regulator untuk memastikan penempatan devisa ekspor tidak menimbulkan kerentanan likuiditas baru pada industri keuangan. Dian menegaskan soal kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian serta keterlibatan lintas otoritas menjadi kunci utama keberhasilan kebijakan devisa ini.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement