IDXChannel - Bank Indonesia (BI) melaporkan hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer pada kuartal III-2026 tumbuh terbatas.
Hal tersebut tecermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada kuartal III-2026 yang tumbuh sebesar 0,58 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal II-2026 sebesar 0,69 persen (yoy).
“Dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan III-2026 menurun di seluruh tipe rumah,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resmi, Jumat (6/11/2026).
Secara spasial, dari 18 kota yang disurvei, 7 kota di antaranya mengalami perlambatan pertumbuhan dan 1 kota mengalami penurunan IHPR secara tahunan.
Secara triwulanan, IHPR di pasar primer pada kuartal III-2026 tumbuh sebesar 0,11 persen (qtq), melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang tumbuh sebesar 0,26 persen (qtq).