sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

OJK Sebut Rasio NIM Perbankan Masih Sesuai Situasi Ekonomi Saat Ini

Banking editor Kunthi Fahmar Sandy
27/09/2026 09:55 WIB
Kinerja Net Interest Margin (NIM) perbankan saat ini masih sesuai dengan situasi dan dinamika yang berlangsung dalam perekonomian Indonesia.
OJK Sebut Rasio NIM Perbankan Masih Sesuai Situasi Ekonomi Saat Ini (FOTO:iNews Media Group)
OJK Sebut Rasio NIM Perbankan Masih Sesuai Situasi Ekonomi Saat Ini (FOTO:iNews Media Group)

mempertimbangkan kemampuan debitur dan keberlanjutan pertumbuhan kredit. 

"Kondisi ini menyebabkan tekanan terhadap NIM menjadi cukup sulit dihindari. Meski demikian, tingkat profitabilitas perbankan secara umum masih tergolong sangat baik," tutur dia.

Adapun NIM perbankan pada Juli 2026 tercatat sebesar 4,32 persen, lebih rendah dibandingkan Juli 2025 yang sebesar 4,57 persen.

Penurunan tersebut sejalan dengan penyesuaian suku bunga perbankan terhadap dinamika suku bunga global maupun domestik. Secara umum dalam kondisi suku bunga yg meningkat, suku bunga DPK akan lebih cepat disesuaikan oleh bank dibanding suku bunga kredit [antara lain karena kredit umumnya memiliki tenor yg lebih panjang dengan sebagian kredit memiliki suku bunga tetap (fixed interest rate)], sehingga mempersempit spread bunga dan berdampak pada penurunan NIM. 

Di sisi lain, pengorbanan margin tersebut

juga mencerminkan upaya perbankan dalam menjaga stabilitas suku bunga kredit agar cost of financing bagi dunia usaha dan masyarakat tetap terjangkau sehingga dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, OJK memproyeksikan NIM perbankan hingga akhir tahun akan tetap berada pada level yang sehat dan moderat. Tekanan terhadap NIM

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement