sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

OJK Dorong Industri Asuransi Manfaatkan Momentum Kenaikan Penjualan Kendaraan Bermotor

Banking editor Rohman Wibowo
26/10/2026 03:00 WIB
OJK mendorong industri asuransi umum untuk memanfaatkan momentum peningkatan penjualan bermot untuk mendongkrak laju pertumbuhan premi.
OJK mendorong industri asuransi umum memanfaatkan momentum peningkatan penjualan kendaraan  untuk mendongkrak pertumbuhan premi. (Foto: iNews Media Group)
OJK mendorong industri asuransi umum memanfaatkan momentum peningkatan penjualan kendaraan untuk mendongkrak pertumbuhan premi. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri asuransi umum memanfaatkan momentum peningkatan penjualan kendaraan bermotor untuk mendongkrak laju pertumbuhan premi. Namun, tantangan tetap ada terutama dari sisi operasional terkait dinamika pasar.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono memandang aktivitas industri otomotif memegang peranan krusial sebagai katalis utama bagi penyerapan produk proteksi kerugian di Tanah Air. 

"OJK memandang peningkatan penjualan kendaraan sebagai peluang positif bagi pertumbuhan asuransi kendaraan bermotor. Namun, pertumbuhan premi tidak selalu sejalan dengan penjualan kendaraan karena turut dipengaruhi oleh nilai kendaraan yang dipertanggungkan, jenis perlindungan, skema pembiayaan, serta persaingan tarif," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (25/10/2026).

Tantangan tersebut terlihat pada kinerja lini usaha proteksi kendaraan bermotor yang sempat membukukan perlambatan perolehan dana sepanjang periode tahun berjalan. Kondisi ini mencerminkan kehati-hatian industri serta ketatnya persaingan penetapan tarif premi antarperusahaan asuransi umum.

Koreksi perolehan dana proteksi tersebut terjadi di tengah proses penyesuaian pasar terhadap daya beli konsumen dan dinamika pembiayaan kendaraan baru. Ogi membeberkan bahwa perolehan premi industri asuransi umum dan reasuransi pada segmen ini masih mencatatkan penurunan secara tahunan.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement