IDXChannel - Saham Apple turun dalam perdagangan setelah jam kerja meski melaporkan kinerja kuartalan yang melampaui ekspektasi, baik dari sisi pendapatan maupun laba.
Pada kuartal IV-2026 perusahaan yang dimulai pada 28 Juni dan berakhir pada 26 September, Apple mencatatkan laba sebesar USD2,10 per saham dengan pendapatan mencapai USD114,48 miliar (Rp2.077 triliun).
Angka-angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan analis, yang memprediksi laba sebesar USD1,99 per saham dengan pendapatan USD113,38 miliar.
Meski demikian, saham perusahaan justru turun akibat kekhawatiran mengenai melambatnya pertumbuhan pendapatan dari sektor Layanan (Services) serta melonjaknya biaya memori.
Dilansir dari Investing pada Selasa (3/11/2026), saham Apple sempat terkoreksi hingga 3 persen dalam perdagangan setelah jam bursa, tepat saat perusahaan mengadakan panggilan konferensi pasca-pengumuman kinerja keuangan.