Berdasarkan pemutakhiran data pada Rabu (30/9) pukul 12.08 WIB, sekitar 305 kepala keluarga terdampak, sedangkan lima kepala keluarga mengungsi secara mandiri.
"Saat ini, banjir di tiga kecamatan telah surut. Warga melakukan pembersihan material pascabanjir dan para pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing," tutur dia.
Di wilayah lain, banjir di Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, terjadi pada Selasa (29/9) pukul 19.30 WIB setelah hujan berintensitas tinggi menyebabkan Sungai Tempuran meluap hingga ke permukiman di Desa Bukit Alim, Kecamatan Longkib.
Berdasarkan pemutakhiran data pada Rabu (30/9), sekitar 20 kepala keluarga dan 20 rumah terdampak. Air berangsur surut, meskipun genangan masih terdapat di beberapa ruas jalan.
Dia mengungkap, selaon kejadian banjir, penanganan karhutla juga masih berlangsung di sejumlah provinsi. Di Provinsi Kalimantan Barat, karhutla telah berlangsung sejak 1 Januari 2026. Berdasarkan pemutakhiran data pada Rabu (30/9) pukul 07.40 WIB, luas indikatif lahan terbakar hingga 28 September 2026 mencapai sekitar 38.310,86 hektare.