"Tadi saya lihat sudah ada, mudah-mudahan minggu depan bisa dilantik. Tadi kalau ndak salah ya Profesor Satyawan, kalau enggak salah itu dari Kementerian Kehutanan," ujarnya.
Sebelumnya, Prabowo membentuk lembaga baru bernama BPGMN khusus untuk mengoptimalkan upaya pencegahan karhutla, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki ekosistem gambut.
Keputusan itu disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni usai rapat terbatas (ratas) bersama Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Rapat digelar membahas mitigasi karhutla.
"Presiden sudah mengambil keputusan akan mendirikan satu badan yang disebut sebagai Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional atau disingkat dengan BPGMN," kata Menhut.
Dia menyampaikan, pemerintah menyadari bahwa tindakan pencegahan jauh lebih penting, efektif, dan efisien dibandingkan langkah-langkah yang bersifat reaktif.