Namun, sisa lahan yang belum padam meningkat di Sumatera Selatan sebesar 4,15 hektare dan Riau sebesar 0,5 hektare.
BNPB mengerahkan personel Satgas darat di enam provinsi prioritas. Rinciannya, Riau 14.837 personel, Kalimantan Selatan 7.927 personel, Sumatera Selatan 11.026 personel, Kalimantan Tengah 4.686 personel, Jambi 5.984 personel, dan Kalimantan Barat 14.575 personel.
Selain operasi darat, BNPB mengoptimalkan operasi udara melalui patroli, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), dan water bombing. Total terdapat 56 unit armada udara yang terdiri dari 13 unit patroli/OMC dan 43 unit water bombing.
Berton menerangkan, penanganan karhutla di sejumlah wilayah masih menghadapi kendala, terutama kebakaran di lahan gambut, keterbatasan akses dan sumber air, angin kencang, serta kabut asap.
“Dalam pelaksanaannya, penanganan karhutla di Kalimantan menghadapi sejumlah kendala, antara lain kebakaran pada lahan gambut, keterbatasan akses dan sumber air, angin kencang, serta kabut asap yang menurunkan jarak pandang dan membatasi patroli udara maupun pelaksanaan water bombing,” ujarnya.