Di tengah tekanan pasar, saham berbasis kecerdasan artifisial (AI) menjadi perhatian setelah prospektus penawaran umum perdana (IPO) Anthropic menunjukkan pertumbuhan perusahaan yang pesat sekaligus kerugian yang semakin besar. Anthropic membidik valuasi lebih dari USD2 triliun.
(Rahmat Fiansyah)