IDXChannel – Saham emiten pertambangan batu bara dan jasa tambang kompak turun tajam pada perdagangan Selasa (29/9/2026), setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperketat penggunaan anak usaha dan afiliasi dalam kegiatan jasa pertambangan mineral dan batu bara (minerba).
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.35 WIB, indeks sektor energi (IDXENERGY) turun 2,09 persen.
Sejumlah saham tambang mencatat pelemahan signifikan, dengan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) ambles 5,59 persen ke Rp10.975 per unit, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) turun 5,02 persen ke Rp2.460, BIPI melemah 4,58 persen.
Kemudian, saham CUAN turun 4,40 persen, ADMR terkoreksi 3,28 persen, dan RMKO turun 3,10 persen.
Tekanan juga terjadi pada saham DEWA yang turun 2,86 persen, PTRO 2,83 persen, SGER 2,52 persen, PTBA 2,52 persen, INDY 2,27 persen, BUMI 2,22 persen, ITMG 2,15 persen, serta ABMM 1,56 persen.