IDXChannel - Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu (23/9/2026), waktu setempat, tertekan oleh saham Alphabet dan Amazon. Hal ini terjadi di tengah kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) dan pernyataan Presiden Iran bahwa Teheran tidak akan pernah menyerah pada tekanan Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari Reuters, Kamis (24/9/2026), indeks S&P 500 turun 0,75 persen dan mengakhiri sesi perdagangan di level 7.706,05 poin.
Indeks Nasdaq melemah 1,13 persen menjadi 26.936,04 poin, sementara Dow Jones Industrial Average merosot 0,68 persen menjadi 51.511,59 poin.
Harga minyak naik hampir 4 persen dan indeks sektor energi S&P 500, melonjak setelah pidato Presiden Iran Masoud Pezeshkian di PBB, tepat sehari setelah Presiden AS Donald Trump memeringatkan bisa memusnahkan Iran.
Imbal hasil obligasi Treasury tenor 2 tahun menyentuh level tertinggi sejak 2024, sementara imbal hasil Treasury tenor 10 tahun mencapai level tertinggi sejak 2007.