sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Berakhir Lesu, Tertekan Saham Alphabet-Amazon dan Kenaikan Harga Minyak

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
24/09/2026 06:16 WIB
Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu (23/9/2026), waktu setempat, tertekan oleh saham Alphabet dan Amazon.
Wall Street Berakhir Lesu, Tertekan Saham Alphabet-Amazon dan Kenaikan Harga Minyak. (Foto Istimewa)
Wall Street Berakhir Lesu, Tertekan Saham Alphabet-Amazon dan Kenaikan Harga Minyak. (Foto Istimewa)

Volume perdagangan di bursa AS tergolong cukup tinggi, dengan 17,0 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 16,5 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya.

Menurut data LSEG, S&P 500 diperdagangkan pada level sedikit di bawah 19 kali lipat dari perkiraan laba, yang merupakan valuasi terendah sejak tahun 2023. Perusahaan-perusahaan besar yang terkait dengan AI menjadi faktor utama di balik peningkatan perkiraan laba belakangan ini.

S&P 500 mencatat 14 level tertinggi baru dan 33 level terendah baru; Nasdaq mencatat 41 level tertinggi baru dan 186 level terendah baru.

Pasar juga mencermati komentar dari Gubernur Federal Reserve Michael Barr, yang menyatakan bank sentral kemungkinan perlu kembali menaikkan suku bunga karena inflasi masih berada di atas target 2 persen yang ditetapkan The Fed.

Para pelaku pasar kini memperhitungkan adanya peluang sebesar 71 persen bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga dalam pertemuan kebijakan bulan depan, berdasarkan data dari FedWatch Tool milik CME Group.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement