sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Berakhir Lebih Tinggi Seiring Lonjakan Saham Microsoft dkk

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
26/09/2026 06:36 WIB
Wall Street berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (25/9/2026) waktu setempat, didorong oleh Microsoft dan saham teknologi terkait AI lainnya.
Wall Street Berakhir Lebih Tinggi Seiring Lonjakan Saham Microsoft dkk. (Foto Istimewa)
Wall Street Berakhir Lebih Tinggi Seiring Lonjakan Saham Microsoft dkk. (Foto Istimewa)

Selain itu, sentimen pasar terbantu oleh laporan bahwa negosiator AS dan Iran terus menjajaki jalan keluar bertahap dari perang; langkah ini mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Teheran dan pencabutan blokade ekonomi oleh Washington.

Data juga menunjukkan belanja modal yang kuat terkait AI telah mendorong permintaan akan barang modal manufaktur utama, melampaui ekspektasi pada Agustus.

Harga minyak mentah Brent sedikit turun namun tetap berada di atas USD100 per barel. Imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) tenor 10 tahun mencapai level tertinggi baru dalam 19 tahun dan terakhir tercatat naik 3,4 basis poin menjadi 5,20 persen.

Berdasarkan FedWatch Tool milik CME Group, para pedagang melihat adanya peluang sebesar 66 persen bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga setidaknya sebesar 25 basis poin pada Oktober, naik dari sekitar 50 persen pada awal pekan ini. 

Presiden AS Donald Trump menyatakan telah melakukan pertemuan yang sangat produktif dengan Presiden Xi Jinping, menyusul KTT tiga hari yang lebih menonjolkan diplomasi personal ketimbang terobosan besar dalam hubungan ekonomi.

Volume perdagangan di bursa AS tergolong rendah, dengan 14,9 miliar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 16,8 miliar saham selama 20 sesi sebelumnya.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement