SINI juga memperkirakan KMS membukukan pendapatan Rp119 miliar atau sekitar USD6,6 juta pada 3Q26, yang menjadi kuartal pertama konsolidasi KMS.
Sebelumnya, dalam keterbukaan informasi transaksi pada April 2026, pendapatan KMS untuk sepanjang 2026 diproyeksikan mencapai USD52 juta.
Di sisi lain, SINI telah melepas bisnis kayunya melalui divestasi 54 persen saham Interkayu Nusantara (IKN) senilai Rp31,8 miliar kepada pembeli individu pihak ketiga.
IKN bergerak di bidang pengolahan kayu, sehingga transaksi tersebut menandai keluarnya SINI dari bisnis kayu.
Divestasi itu sekaligus menghilangkan bisnis dengan margin tipis yang sebelumnya menghasilkan pendapatan sekitar Rp380 miliar hingga Rp430 miliar per tahun.