sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sentimen MSCI Membayangi, Simak Proyeksi IHSG Pekan Ini

Market news editor Nia Deviyana
19/10/2026 06:00 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini mengalami fase krusial usai pengumuman terbaru MSCI.
Sentimen MSCI Membayangi, Simak Proyeksi IHSG Pekan Ini. Foto: iNews Media Group.
Sentimen MSCI Membayangi, Simak Proyeksi IHSG Pekan Ini. Foto: iNews Media Group.

Berikut, saham-saham yang menarik dicermati:

Buy BBCA (Entry: >Rp5.950, Target Rp6.225, Stop Loss <Rp5.850).

Secara historis, bank besar cenderung rebound lebih cepat karena likuiditas paling dalam dan menjadi target utama investor asing saat kembali masuk. Fundamental tetap terjaga dengan pertumbuhan kredit di atas industri.

Buy ASII (Entry: >Rp4.490, Target Rp5.200, Stop Loss <Rp4.470).

Konglomerasi defensif dengan katalis dividen. Katalisnya dividen interim Rp98 per saham (yield 2,12 persen) cum date 12 Oktober, pembayaran 30 Oktober dan katalis buyback Rp8 triliun dalam 12 bulan dan target payout 45-50 persen serta Investor Day November 2026 untuk kejelasan capital recycling. Risiko persaingan OEM China masih ada, namun arus kas stabil dan net buy asing Rp134,4 miliar sepekan menunjukkan kepercayaan.

Buy EMAS (Entry: >Rp7.620, Target Rp8.500, Stop Loss <Rp7.400).

Pilihan hedging rasional di tengah pelemahan Rupiah dan kenaikan emas global. Pendapatan EMAS terkait harga emas global dan Dolar AS dari Proyek Emas Pani, sehingga diuntungkan saat Rupiah tertekan. Koreksi akibat panic selling IHSG merupakan anomali karena emas sebagai safe haven tidak terkait isu tata kelola bursa domestik, sehingga memberikan momentum buy on weakness maupun buy on breakout.

Buy Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia (XGLD). 

XGLD (Premier ETF Gold Sharia Indonesia) kembali membuktikan kinerjanya secara sempurna pada pekan ini. Di saat Rupiah melemah tajam hingga melampaui Rp18.000 per USD, aset berbasis emas justru menjadi jangkar pelindung nilai portofolio (hedging). Investasi pada XGLD memberikan fleksibilitas transaksi layaknya saham di bursa namun dengan tingkat keamanan setara emas fisik, sekaligus patuh pada prinsip syariah.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement