Indo Premier memperkirakan tren tersebut berlanjut pada semester II-2026, didukung daya beli yang relatif lebih kuat di segmen premium.
Kondisi tersebut juga menjadi katalis bagi sejumlah proyek yang akan diluncurkan, seperti Citra Bukit Golf Sentul dan klaster baru Citra Homes Halim milik CTRA, grand launching Eluna Apartment milik PWON, Nava Park II milik BSDE, serta proyek residensial premium SMRA di Bogor.
Meski demikian, Indo Premier Sekuritas masih meninjau kembali rekomendasi sektor properti.
Pertumbuhan presales yang mulai melandai dinilai dapat memberikan tekanan terhadap pertumbuhan laba ke depan.
Di sisi lain, valuasi sektor masih tergolong menarik.
Saham-saham properti yang dicakup diperdagangkan dengan diskon sekitar 86 persen terhadap net asset value (NAV) dan memiliki rasio harga terhadap aba (price to earnings/P/E) sekitar 6 kali, atau sekitar dua standar deviasi di bawah rata-rata historis sejak 2020. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor