IDXChannel - Kinerja emiten properti pada kuartal II-2026 belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi analis, meski penjualan presales masih berada di jalur yang sesuai dengan target tahun ini.
Analis Indo Premier Sekuritas Halima Yefany dan Aurelia Barus dalam riset yang terbit pada 10 Agustus 2026 mencatat laba bersih agregat sektor properti yang mereka cakup mencapai Rp1,7 triliun pada kuartal II-2026 (2Q26), naik 21 persen secara kuartalan.
Namun, secara kumulatif, laba bersih semester I-2026 hanya mencapai Rp3 triliun atau turun 27 persen secara tahunan.
Realisasi tersebut baru setara 38 persen dari estimasi konsensus untuk 2026, jauh di bawah rata-rata tiga tahun sebesar 52 persen.
Di tingkat perusahaan, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT Sumarecon Agung Tbk (SMRA) mencatat kinerja di bawah ekspektasi, sedangkan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) relatif sesuai dengan proyeksi.