Hingga 30 September 2026, SWAT mencatat ekuitas minus Rp2 miliar. Kondisi ini terjadi lantaran perusahaan terus mengalami kerugian sejak 2021 yang akhirnya menggerus modal.
Pada perdagangan hari ini, saham SWAT masih disuspensi oleh BEI. Sedangkan saham TRUE anjlok 7,14 persen ke Rp26, meneruskan akumulasi kerugian 87,62 persen sejak awal 2026.
(Rahmat Fiansyah)