sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Turun ke Rp17.938 Tertekan Konflik Timur Tengah hingga Risiko Evaluasi MSCI

Market news editor Anggie Ariesta
15/10/2026 16:30 WIB
Pelemahan rupiah dipengaruhi sejumlah sentimen eksternal terutama meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Rupiah Turun ke Rp17.938 Tertekan Konflik Timur Tengah hingga Risiko Evaluasi MSCI (Foto: dok Freepik)
Rupiah Turun ke Rp17.938 Tertekan Konflik Timur Tengah hingga Risiko Evaluasi MSCI (Foto: dok Freepik)

Kenaikan harga bensin, solar, dan pangan menjadi pendorong inflasi utama. Adapun inflasi inti dipengaruhi peningkatan biaya tempat tinggal, sewa setara pemilik (owner-equivalent rent), rekreasi, dan pendidikan, serta lonjakan harga mobil dan truk bekas.

Pasar selanjutnya akan mencermati sejumlah data ekonomi AS, termasuk Indeks Harga Produsen atau Producer Price Index (PPI), penjualan ritel, klaim awal tunjangan pengangguran, serta pidato lanjutan dari sejumlah pejabat bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Data tersebut akan menjadi perhatian investor dalam menilai arah perekonomian AS dan prospek kebijakan moneter The Fed.

Evaluasi MSCI dan Risiko Fiskal Jadi Perhatian

Dari dalam negeri, Ibrahim menyoroti tekanan di pasar saham Indonesia menjelang evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada November 2026.

Bobot Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets diperkirakan hanya sekitar 0,43 persen pada akhir September. Investor juga mencermati risiko penurunan klasifikasi pasar, kelanjutan pembekuan saham, serta perkembangan reformasi pasar modal Indonesia.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement