sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Turun ke Rp17.938 Tertekan Konflik Timur Tengah hingga Risiko Evaluasi MSCI

Market news editor Anggie Ariesta
15/10/2026 16:30 WIB
Pelemahan rupiah dipengaruhi sejumlah sentimen eksternal terutama meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Rupiah Turun ke Rp17.938 Tertekan Konflik Timur Tengah hingga Risiko Evaluasi MSCI (Foto: dok Freepik)
Rupiah Turun ke Rp17.938 Tertekan Konflik Timur Tengah hingga Risiko Evaluasi MSCI (Foto: dok Freepik)

Di tengah gangguan pelayaran dan lonjakan biaya pengangkutan yang disebut mencapai rekor tertinggi, pemerintahan Presiden AS Donald Trump juga dikabarkan mempertimbangkan pelonggaran sanksi terhadap kapal-kapal yang tergabung dalam shadow fleet atau armada bayangan. 

Tekanan terhadap rupiah juga datang dari data inflasi Amerika Serikat yang lebih tinggi daripada perkiraan pasar. Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) AS pada September 2026 naik 0,6 persen secara bulanan, meningkat dibandingkan kenaikan 0,4 persen pada Agustus.

Secara tahunan, inflasi utama AS mencapai 3,7 persen, naik dari 3,4 persen pada bulan sebelumnya dan melampaui perkiraan pasar sebesar 3,6 persen.

Sementara itu, inflasi inti yang tidak memperhitungkan harga pangan dan energi meningkat 0,3 persen secara bulanan, lebih tinggi daripada perkiraan 0,2 persen dan menyamai laju pada Agustus.

Secara tahunan, inflasi inti naik menjadi 2,6 persen dari 2,4 persen pada bulan sebelumnya, juga melampaui ekspektasi pasar sebesar 2,5 persen.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement