Eksplorasi juga berlangsung di Peranap Mining Site. Di wilayah IUP Peranap, PTBA melakukan pengeboran pada 20 titik dengan total kedalaman 1.490 meter. Sama seperti di TEMS dan Ombilin, kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan akurasi model geologi serta memverifikasi sumber daya dan cadangan batu bara.
PTBA mencatat biaya pengeboran coring dan open hole di Peranap sebesar Rp1,66 miliar. Sementara itu, pengambilan dan analisis sampel batubara serta batuan menelan biaya Rp1,30 miliar. Hasil eksplorasi mencakup 161 sampel batubara, 110 sampel batuan inti bor untuk pengujian keasaman, dan 56 sampel untuk uji mekanika batuan.
Adapun program eksplorasi akan berlanjut pada kuartal IV-2026 di masing-masing wilayah. Sementara itu, kegiatan eksplorasi untuk 2026 di area pertambangan PT Internasional Prima Coal (IPC), entitas PTBA dijadwalkan pada 2027.
(DESI ANGRIANI)