IDXChannel - Harga batu bara yang masih tinggi menjadi penopang kinerja emiten batu bara Indonesia, tetapi prospek sektor ini mulai dibayangi perubahan aturan ekspor dan belum jelasnya peran komersial Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Analis Mirae Asset Sekuritas Fauzan Luthfi Djamal mempertahankan rekomendasi netral untuk sektor batu bara Indonesia.
Menurutnya, sejumlah aturan pelaksanaan masih dalam tahap penyusunan, termasuk skema biaya dan peran komersial DSI sebagai badan usaha ekspor negara.
“Beberapa detail implementasi masih dalam pengembangan,” tulis Fauzan dalam risetnya pada 7 Oktober 2026.
Fauzan mencatat revisi bea keluar dan royalti batu bara masih ditunda, sementara cakupan bursa komoditas baru juga belum sepenuhnya ditetapkan. Di sisi lain, harga komoditas masih memberikan dukungan terhadap pendapatan emiten.