IDXChannel - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) telah mengajukan usulan rencana produksi batu bara 2027 kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). BUMN pertambangan tersebut masih menunggu persetujuan pemerintah terkait rencana produksi tersebut.
Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan mengatakan perseroan saat ini masih terus mempersiapkan operasional untuk menjaga keberlanjutan produksi dengan mempertimbangkan kebutuhan domestik serta dinamika pasar ekspor.
“PTBA sedang dalam proses pengajuan usulan rencana produksi 2027 kepada Kementerian ESDM. Kami senantiasa memprioritaskan kebutuhan suplai domestik, sembari mencermati peluang pasar ekspor. Dukungan rantai pasok terintegrasi dari tambang, angkutan kereta api, hingga pelabuhan menjadi modal penting untuk menjaga keandalan pasokan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (5/10/2026).
Dia menambahkan, target produksi batu bara nasional merupakan kewenangan Kementerian ESDM. Namun, dia menilai, persetujuan pemerintah sangat penting sebagai acuan bagi produsen dalam menyesuaikan rencana produksi dengan kebutuhan domestik, cadangan strategis, dan kondisi pasar.
Selain itu, bagi PTBA, kepastian regulasi dan ketepatan waktu persetujuan produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) juga penting untuk mengoptimalkan logistik, merencanakan kebutuhan kontraktor, serta menyusun perjanjian komersial secara efektif.