Untuk 2026, PTBA menargetkan produksi batu bara sekitar 49,5 juta ton. Perseroan menilai capaian tersebut masih berada di jalur yang tepat dan menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan produksi menuju 2027.
“Selain menjaga pasokan energi dalam negeri, PTBA terus mendorong hilirisasi dan pengembangan usaha untuk meningkatkan nilai tambah batu bara serta memperkuat industri nasional. Kami berkomitmen menjalankan seluruh kegiatan usaha secara patuh, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan operasional dan kontribusi bagi perekonomian,” kata Bambang.
Melalui perencanaan produksi 2027, penguatan rantai pasok, dan kepatuhan terhadap regulasi, PTBA berkomitmen menjaga keandalan pasokan batu bara sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
(Rahmat Fiansyah)