sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perdagangan Karbon Masih Terbatas, BEI Siapkan Insentif dan Disinsentif

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
18/09/2026 17:55 WIB
BEI tengah menyiapkan proposal insentif dan disinsentif kepada pemerintah untuk mendorong transaksi perdagangan karbon dilakukan melalui Bursa Karbon Indonesia.
Perdagangan Karbon Masih Terbatas, BEI Siapkan Insentif dan Disinsentif. (Foto: Ilustrasi)
Perdagangan Karbon Masih Terbatas, BEI Siapkan Insentif dan Disinsentif. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menyiapkan proposal insentif dan disinsentif kepada pemerintah untuk mendorong transaksi perdagangan karbon dilakukan melalui Bursa Karbon Indonesia.

Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengatakan, transaksi karbon melalui bursa perlu diberikan insentif, sementara transaksi di luar bursa dapat dikenakan disinsentif. Skema tersebut diharapkan dapat mendorong aktivitas perdagangan sekaligus meningkatkan transparansi pasar karbon.

"Memang harus ada mekanisme insentif dan disinsentif. Untuk transaksi karbon harusnya ditransaksikan di bursa, harusnya dapat insentif, di luar bursa harusnya dapat disinsentif," kata Iding saat ditemui di Gedung BEI, Jumat (18/9/2026).

Menurut Iding, salah satu bentuk insentif yang diusulkan adalah pengenaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk transaksi di Bursa Karbon yang lebih rendah dibandingkan transaksi di luar bursa.

"Harapannya pengenaan PNBP di bursa karbon lebih kecil dibanding mereka transaksi di luar bursa," ujarnya.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement