sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Minat Investasi Emas Meningkat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Syariah

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
18/09/2026 15:20 WIB
Minat investor terhadap emas terus mendapat perhatian di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.
Minat Investasi Emas Meningkat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Syariah. (Foto: Ilustrasi)
Minat Investasi Emas Meningkat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Syariah. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel - Minat investor terhadap emas terus mendapat perhatian di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Kondisi tersebut turut mendorong perhatian terhadap saham perusahaan pertambangan emas dan logam mulia.

Dalam riset HSBC yang membahas tentang Invest with Experts: Our Outlook for Gold Remains Positive Amid Ongoing Geopolitical Conflict, FX and Commodities Strategist HSBC Private Bank and Premier Wealth Rodolphe Bohn menilai prospek emas dalam jangka menengah hingga panjang masih positif.

Menurutnya, konflik di Timur Tengah sempat meningkatkan volatilitas harga emas. Harga emas tercatat mencapai rekor USD5.415 per ons pada Januari 2026, sebelum kemudian terkoreksi sekitar 20 persen.

Bagi investor global, emas juga semakin dipandang bukan hanya sebagai aset lindung nilai, tetapi bagian dari strategi investasi jangka panjang. Hal tersebut tercermin dalam HSBC Global Affluent Investor Snapshot 2026 yang melibatkan hampir 10.000 investor affluent dan high-net-worth di 10 pasar global.

Survei tersebut menunjukkan emas, baik fisik maupun digital, menjadi salah satu aset yang banyak dimiliki investor. Sebanyak 9 dari 10 investor secara global menyatakan berencana mempertahankan atau menambah alokasi emas.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement