sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Nilai Tukar Rupiah Kembali Tembus Rp18 Ribu per USD, BI Beberkan Penyebabnya

Market news editor Anggie Ariesta
29/09/2026 11:22 WIB
Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan terhadap dolar AS atau USD hingga menembus psikologis baru di level Rp18 ribu per USD pada hari ini.
Nilai Tukar Rupiah Kembali Tembus Rp18 Ribu per USD, BI Beberkan Penyebabnya. (Foto iNews Media Group)
Nilai Tukar Rupiah Kembali Tembus Rp18 Ribu per USD, BI Beberkan Penyebabnya. (Foto iNews Media Group)

"Intervensi akan terus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan DNDF di pasar domestik, disertai pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder," ujar Erwin.

Selain hadir di pasar, bank sentral memperkuat efektivitas stabilisasi lewat peningkatan insentif instrumen Swap dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Lindung Nilai (hedging) guna menyerap pendanaan luar negeri.

"Bank Indonesia terus hadir di pasar untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai fundamentalnya," kata Erwin.

"Selain itu, Bank Indonesia mengelola struktur suku bunga di pasar uang dengan penguatan strategi operasi moneter pro-market. Efektivitas stabilisasi nilai tukar juga diperkuat dan kecukupan likuiditas dijaga dengan meningkatkan insentif untuk instrumen Swap dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Lindung Nilai kepada Bank Indonesia dalam rangka pendanaan luar negeri," katanya.

Di tengah tekanan gejolak global, kata Edwin, BI menilai performa rupiah secara umum masih sejalan dengan pergerakan mata uang kawasan (regional), dengan tingkat pelemahan relatif terbatas sebesar 0,67 persen secara quarter-to-date (qtd).

Bantalan ekonomi nasional juga dipastikan tetap solid, ditopang oleh posisi cadangan devisa Indonesia yang meningkat hingga menyentuh USD146,5 miliar pada akhir Agustus 2026.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement