"Kami percaya inisiatif ini akan menciptakan lebih banyak peluang, aksesibilitas, serta dorongan bagi investor Asia untuk berpartisipasi di pasar saham AS dengan dukungan likuiditas yang lebih kuat dan transparan," pungkas Conrad.
Adapun skema perdagangan 24/5 (24/5 Trading) memungkinkan instrumen keuangan diperdagangkan selama 24 jam sehari, lima hari dalam sepekan, umumnya dari Senin hingga Jumat.
Skema tersebut telah lama dikenal di pasar valuta asing (valas) dan komoditas. Dalam perkembangannya, perdagangan dengan jam yang lebih panjang juga diterapkan pada pasar saham internasional, termasuk saham-saham Amerika Serikat yang diperdagangkan di Nasdaq dan New York Stock Exchange (NYSE).
(Shifa Nurhaliza Putri)