IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan pendapatan sebesar Rp2,59 triliun pada 2027, meningkat 14,16 persen dibandingkan dengan target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026.
Sejalan dengan itu, Bursa membidik laba bersih sebesar Rp563,90 miliar, tumbuh 22,76 persen dari target tahun sebelumnya.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan, pertumbuhan pendapatan pada 2027 akan ditopang oleh sejumlah sumber utama mulai dari aktivitas transaksi efek, jasa pencatatan efek, hingga layanan data kebursaan.
Dari sisi neraca, BEI menargetkan total aset mencapai Rp9,12 triliun dan ekuitas sebesar Rp7,66 triliun pada 2027.
"Rencana kerja tahun 2027 disusun secara konkret untuk memperkuat fundamental Bursa Efek Indonesia, sekaligus mempersiapkan kapasitas yang diperlukan untuk mendukung target strategis," ujar Jeffrey dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara virtual, Rabu (28/10/2026).