IDXChannel - Rencana PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) mengakuisisi 99 persen saham PT Ratu Karya (RK) menjadi sorotan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pasalnya, pembayaran akuisisi perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, jasa kontraktor, serta pengadaan barang dan jasa yang direncanakan menggunakan fasilitas pinjaman Rp1 triliun belum terealisasi.
BIKE menyatakan, pengambilalihan saham RK dilakukan melalui pengalihan 99 persen saham milik PT Mega Teknologi Investama (MTI).
Proses tersebut efektif secara administratif pada 16 Juli 2026. Namun, fasilitas pinjaman siaga (standby loan) senilai Rp1 triliun dari PT Penajam Makmur Jaya (PMJ) masih tertunda.
"Berhubung dokumen fairness opinion (FO) masih dalam tahap finalisasi oleh KJPP untuk selanjutnya disampaikan kepada OJK sebagai bagian dari proses menuju pelaksanaan RUPS dan penyampaian Keterbukaan Informasi (KI), maka pembayaran atas akuisisi masih terutang belum direalisasikan," tulis manajemen BEI dalam surat kepada Bursa, Selasa (27/10/2026).