sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kinerja Makin Kuat, Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun Lewat Empat Segmen Bisnis Utama

Market news editor Rahmat Fiansyah
02/11/2026 22:15 WIB
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026. (Foto: Ist)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026. (Foto: Ist)

Ke depan, NeutraDC menargetkan pengembangan kapasitas pusat data hingga 400 megawatt (MW), dengan aspirasi mencapai 1 gigawatt (GW) untuk mengantisipasi tingginya permintaan pasar. Untuk mendukung rencana tersebut, TelkomGroup tengah menjajaki kemitraan strategis guna memperkuat kapabilitas teknis, akses pasar, dan pendanaan.

Segmen B2B ICT membukukan pendapatan sebesar Rp11,2 triliun, meningkat 3,1 persen secara tahunan. Segmen usaha kecil dan menengah (small and medium enterprises/SME) menjadi penggerak utama dengan pertumbuhan pendapatan 10,2 persen menjadi Rp3,3 triliun. Pencapaian ini didorong pertumbuhan pelanggan Indibiz sebesar 10,9 persen menjadi 771,1 ribu pelanggan. Bisnis konektivitas High-Speed Internet (HSI) Telkom Solution juga tumbuh 6,2 persen.

Kinerja segmen International turut mencatatkan pertumbuhan positif. Pendapatan meningkat 5,8 persen secara tahunan menjadi Rp8,9 triliun, terutama didukung pendapatan jaringan yang melonjak 50,2 persen menjadi Rp1,37 triliun. Pertumbuhan ini sejalan dengan penguatan layanan konektivitas internasional bagi perusahaan teknologi global (global hyperscalers) dan operator jaringan global (global carriers).

Dari sisi infrastruktur, Telin terus memperluas konektivitas internasional melalui pengembangan kabel laut. Salah satunya proyek ICE 1 yang telah mendarat di Batam pada Juli 2026, serta proyek INSICA yang ditargetkan siap beroperasi pada kuartal IV-2026. Pengembangan ini turut mendukung posisi Batam sebagai pusat kabel laut yang terintegrasi dengan fasilitas pusat data NeutraDC.

"Pertumbuhan bisnis konektivitas internasional, termasuk pengembangan jaringan kabel laut dan hub Batam, menjadi bagian dari upaya TelkomGroup memperkuat infrastruktur digital Indonesia. Kami ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga memiliki peran strategis dalam ekosistem konektivitas regional dan global," kata Nanang.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement