Angka tersebut menjadi yang terlemah sejak kuartal III-2024, ketika pertumbuhannya juga minus 3 persen.
Secara keseluruhan, 169 perusahaan berkapitalisasi pasar terbesar di IHSG yang telah merilis laporan keuangan 9M26 membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 16 persen. Namun, angka ini melambat dibandingkan pertumbuhan 24 persen pada kuartal II-2026.
Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh lonjakan laba perusahaan komoditas yang mencapai 91 persen secara tahunan pada kuartal III-2026.
Sektor pertambangan dan mineral mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 112 persen, disusul sektor pertanian atau perkebunan yang tumbuh 63 persen.
Sebaliknya, sejumlah sektor justru mengalami kontraksi laba.
Sektor perunggasan mencatatkan penurunan laba bersih 16 persen, telekomunikasi turun 3 persen, dan barang konsumsi primer terkoreksi 2 persen secara tahunan.