Sektor properti juga mencatatkan kinerja lebih baik dari perkiraan, terutama berkat kuatnya permintaan pusat data (data center).
Sementara itu, kinerja peritel barang konsumsi nonprimer juga relatif lebih baik dari ekspektasi, seiring perlambatan permintaan yang tidak sebesar perkiraan sebelumnya.
Meski demikian, capaian yang melampaui konsensus belum berarti pertumbuhan laba emiten secara keseluruhan tetap solid.
“Tidak ada sektor tertentu yang kinerjanya jauh di bawah ekspektasi. Namun, pelemahan terlihat pada sejumlah perusahaan yang tersebar di berbagai sektor,” tulis Hadi.
CGSI mencatat, pertumbuhan laba bersih emiten nonkomoditas justru melambat tajam, dari 11 persen secara tahunan pada kuartal II-2026 menjadi minus 3 persen pada kuartal III-2026.