IDXChannel – PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan hingga kuartal III-2026. Peningkatan permintaan dokumen identitas menjadi salah satu faktor utama yang menopang pertumbuhan penjualan perseroan sepanjang periode tersebut.
Hingga September 2026, JTPE membukukan penjualan sebesar Rp1,6 triliun atau tumbuh 23,5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Sejalan dengan peningkatan penjualan, laba bersih komprehensif perseroan juga meningkat 36,2 persen YoY menjadi Rp230,1 miliar.
Direktur Utama JTPE Allan Wibisono Oei mengatakan, perseroan optimistis dapat menutup tahun buku 2026 dengan kinerja yang solid, seiring realisasi positif hingga kuartal III tahun ini.
"Melihat realisasi hingga kuartal III tahun ini, kami sangat optimistis dapat menutup tahun buku 2026 dengan catatan kinerja yang solid. Fokus kami ke depan tetap pada penguatan segmen dokumen identitas serta penjajakan peluang baru baik dari sektor swasta dan pemerintah yang memperkokoh posisi Perseroan di industri," pungkas Allan dalam keterangan resminya, Selasa (3/11/2026).
Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh kontribusi lini bisnis sekuriti yang menjadi penopang utama pendapatan perseroan. Sepanjang kuartal III-2026, lini bisnis ini mencatatkan peningkatan permintaan yang signifikan, khususnya untuk produk dokumen identitas.
Sejumlah produk, seperti komponen paspor dan dokumen sekuriti berfitur keamanan tinggi untuk kebutuhan instansi, menjadi kontributor utama pertumbuhan penjualan JTPE.
Secara keseluruhan, lini bisnis sekuriti menyumbang 93,7 persen terhadap total penjualan perseroan, dengan nilai mencapai Rp1,5 triliun. Capaian tersebut tumbuh 26,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, lini bisnis non-sekuriti mencatatkan penjualan sebesar Rp98,5 miliar hingga September 2026.
Berdasarkan distribusi geografis, pasar domestik masih mendominasi penjualan JTPE dengan kontribusi sebesar Rp1,4 triliun. Adapun penjualan dari pasar ekspor tercatat sebesar Rp201,4 miliar.
Di tengah pertumbuhan bisnis tersebut, perseroan juga terus melakukan optimalisasi dan efisiensi operasional secara berkelanjutan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kinerja bisnis di tengah tantangan industri.
Ke depan, JTPE akan mempertahankan fokus strategi pada penguatan lini bisnis sekuriti, terutama segmen dokumen identitas. Pengembangan teknologi tersebut diharapkan dapat menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar sekaligus mempertahankan lini bisnis sekuriti sebagai pendorong utama pertumbuhan.
(Shifa Nurhaliza Putri)