Tekanan juga terjadi pada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang turun 4,34 persen, PT Astra International Tbk (ASII) terkoreksi 4,73 persen, dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) melemah 2,66 persen.
Empat saham perbankan berkapitalisasi besar turut berada di zona merah.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 3,55 persen, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 2,97 persen, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terkoreksi 2,41 persen, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun 2,74 persen.
Tekanan pasar juga tercermin dari aksi jual investor asing.
Pada sesi I, investor asing mencatatkan jual bersih atau net sell sebesar Rp831,55 miliar.
Menurut catatan BRI Danareksa Sekuritas, tekanan jual asing terbesar terjadi pada BBRI senilai Rp173,45 miliar, diikuti TLKM sebesar Rp95,77 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp69,40 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp59,93 miliar.
Di sisi lain, BRIS menjadi saham dengan net foreign buy terbesar sebesar Rp37,87 miliar, diikuti BMRI sebesar Rp27,88 miliar dan BBNI sebesar Rp16,63 miliar.