Sementara itu, kontrak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, yang berakhir pada Selasa, ditutup merosot 1,24 persen menjadi USD94,99 per barel.
Pada level terendah perdagangan, kedua harga acuan tersebut sempat jatuh lebih dari USD2 per barel.
Namun, pernyataan Trump kemudian memangkas optimisme bahwa kesepakatan dapat tercapai dalam pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pekan ini.
Sebelumnya, meningkatnya arus kapal melalui Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir turut mendorong optimisme pasar terhadap pemulihan pasokan minyak.
“Arab Saudi mengambil tindakan, bukan menunggu,” kata Senior Analyst Price Futures Group Phil Flynn, seperti dikutip Reuters.