Stok minyak mentah AS turun 8,6 juta barel menjadi 415,6 juta barel pada pekan yang berakhir 9 Oktober.
Penurunan tersebut jauh lebih besar dibandingkan perkiraan analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan penurunan 288.000 barel.
Harga minyak juga mendapat dukungan dari meningkatnya konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman serta kembali terjadinya serangan terhadap kapal-kapal di kawasan tersebut.
Sebuah kapal kontainer dan kapal pengangkut muatan curah kering tenggelam di dekat Selat Hormuz setelah terkena proyektil dalam dua insiden terpisah, menurut pejabat maritim pada Rabu.
Serangan di sekitar jalur perairan tersebut meningkat dalam 10 hari terakhir.
Iran mengatakan pihaknya meningkatkan serangan sebagai respons terhadap blokade AS terhadap pelabuhannya serta sanksi yang lebih ketat yang diberlakukan bulan lalu.