Pembahasan mengenai shadow fleet berlangsung beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump untuk sementara mencabut sanksi terhadap bahan bakar diesel Rusia guna meredakan lonjakan harga energi global.
Pembicaraan terbaru berfokus pada kemungkinan Washington mengizinkan "minyak legal" mengalir melalui kapal-kapal yang sebelumnya dikenai sanksi, menurut seorang pejabat AS.
Departemen Energi AS mengatakan langkah untuk meringankan sanksi terhadap shadow fleet tidak akan membantu Rusia mengangkut minyak maupun produk minyak.
Departemen Keuangan AS menyerahkan pertanyaan terkait kebijakan tersebut kepada Departemen Energi.
Di sisi lain, persediaan minyak mentah dan produk distilat AS turun pada pekan lalu, sementara stok bensin meningkat, menurut data Energy Information Administration (EIA).