Hingga September 2026, jumlah pesawat siap operasi Grup mencapai 106 pesawat, terdiri dari 64 pesawat Garuda Indonesia dan 42 pesawat Citilink. Jumlah tersebut bertambah 24 pesawat dibandingkan 82 pesawat pada periode yang sama tahun sebelumnya, seiring berlanjutnya program reaktivasi armada dan optimalisasi kapasitas operasional dengan dukungan Danantara.
Peningkatan ketersediaan armada turut menopang pertumbuhan trafik penumpang Grup menjadi 16,7 juta penumpang, dibandingkan 15,6 juta penumpang pada sembilan bulan pertama 2025. Dari jumlah tersebut, Garuda Indonesia melayani sekitar 7,7 juta penumpang, sementara Citilink mengangkut sekitar 8,9 juta penumpang.
Frekuensi penerbangan Grup juga meningkat 7,9 persen secara tahunan menjadi 117.868 penerbangan, dibandingkan 109.259 penerbangan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain pertumbuhan kapasitas dan trafik, peningkatan keandalan operasional turut tercermin dari tingkat ketepatan waktu penerbangan atau on-time performance (OTP) Grup yang mencapai 92,01 persen, membaik 5,86 poin persentase dibandingkan 86,15 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perkembangan tersebut menjadi bagian dari kemajuan transformasi operasional Perseroan, terutama dalam memulihkan kapasitas layanan sekaligus meningkatkan konsistensi dan kualitas pengalaman perjalanan pelanggan.