sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

El Niño dan B50 Jadi Katalis Emiten Sawit, 3 Saham Ini Jadi Sorotan

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
22/09/2026 06:28 WIB
Prospek sektor perkebunan sawit diperkirakan semakin menarik menuju 2027, ditopang risiko penurunan produksi akibat El Niño.
El Niño dan B50 Jadi Katalis Emiten Sawit, 3 Saham Ini Jadi Sorotan. (Foto: Magnific)
El Niño dan B50 Jadi Katalis Emiten Sawit, 3 Saham Ini Jadi Sorotan. (Foto: Magnific)

Melihat kombinasi katalis tersebut, CGSI menaikkan pandangan terhadap sektor perkebunan Indonesia dari neutral menjadi overweight. Target price-to-earnings (P/E) sektor juga dinaikkan dari 8,0 kali menjadi 13,6 kali berdasarkan estimasi laba 2027.

CGSI menilai re-rating tersebut didukung oleh potensi harga CPO yang bertahan tinggi serta meredanya kekhawatiran terkait Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), yang implementasi penuhnya dijadwalkan mulai 1 Januari 2027.

Dalam cakupan riset, DSNG dan TAPG menjadi saham pilihan CGSI. Untuk DSNG, perhatian tertuju pada proses deleveraging, eksekusi ESG, serta estimasi arus kas operasional setelah belanja modal sekitar Rp2 triliun pada 2027.

Sementara TAPG memiliki keunggulan berupa biaya kas yang rendah, perkebunan yang produktif, proyeksi return on equity (ROE) 35,8 persen, serta estimasi dividend yield 7,3 persen dengan payout ratio 75 persen.

CGSI mematok target harga Rp2.370 untuk DSNG dan Rp3.000 untuk TAPG.

Di sisi lain, AALI dinaikkan dari hold menjadi add dengan target harga Rp11.100, didukung prospek harga jual yang lebih kuat dan posisi kas bersih sekitar Rp4,2 triliun pada 2027.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7
Advertisement
Advertisement