Bank DBS Indonesia merupakan anak usaha DBS Group yang menyediakan layanan perbankan korporasi, usaha kecil dan menengah, konsumer, serta pengelolaan kekayaan di Indonesia.
Di tengah koreksi saham, kinerja fundamental BCA masih menunjukkan pertumbuhan.
Perseroan membukukan laba bersih Rp45,2 triliun sepanjang Januari-September 2026, meningkat 4,2 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Pada kuartal III-2026, laba bersih BCA mencapai Rp15,7 triliun, naik 5,6 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Margin bunga bersih (net interest margin/NIM) juga pulih 30 basis poin secara kuartalan menjadi 5,6 persen.
Rasio dana murah atau current account and savings account (CASA) mencapai rekor 84,8 persen per September 2026, sedangkan biaya kredit (cost of credit) bertahan di level 40 basis poin.
Manajemen menaikkan target pertumbuhan kredit tahun ini menjadi 10-11 persen dari sebelumnya 8-10 persen.