Rumor itu menyebutkan Bank DBS Indonesia berpotensi dilebur ke dalam BCA, dengan BCA menjadi entitas yang bertahan setelah merger.
Dalam skema yang beredar, pemegang saham DBS Indonesia dikabarkan akan menerima saham baru BBCA sebagai kompensasi melalui transaksi inbreng atau penyetoran modal dalam bentuk non-tunai.
Spekulasi tersebut turut menyebar melalui media sosial X. Akun Ricky Ho (@rickyho_1989), misalnya, mengunggah kemungkinan transaksi itu dan mengaitkannya dengan lonjakan saham BBCA pada Rabu.
Namun, unggahan tersebut juga menegaskan bahwa kabar itu masih berupa rumor pasar dan belum dikonfirmasi sebagai aksi korporasi resmi.
Dari sisi kepemilikan, menurut Ricky Ho, DBS Bank Ltd menguasai 99 persen saham Bank DBS Indonesia, sedangkan 1 persen sisanya dimiliki BCA.